Bupati Indramayu: Kemiskinan di Indramayu akan Berkurang bahkan Hilang

Bupati Indramayu

Berbagai terobosan terus dilakukan oleh Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah untuk terus menekan angka kemiskinan di wilayahnya. Kali ini orang nomor satu di Indramayu itu memerintahkan kepada para kuwu untuk bisa memiliki Baitul Mal (Rumah Zakat) sebagai upaya untuk mengatasi persoalan kemiskinan di desanya.
Keinginan untuk mengembalikan kesejahteraan masyarakat seperti pada masa yang lalu ini ditegaskan Anna Sophanah di hadapan para kuwu ketika melakukan kunjungan kerja di berbagai kecamatan untuk menyalurkan bantuan dari BAZ Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu

Keberadaan Baitul Mal ini diharapkan didapat dari swadaya masyarakat yang mampu, setelah terkumpul cukup banyak maka pada saat situasi sulit dan paceklik, Baitul Mal itu bisa disalurkan kepada warga miskin yang ada di desa tersebut. Rencana ini diharapkan bisa meningkatkan solidaritas sosial warga terhadap lingkungan sekitarnya di tengah kondisi yang semakin individualistis tersebut.

Baitul Mal, selain untuk mengatasi persoalan yang ada di desa, juga sebagai upaya untuk melihat kinerja kepemimpinan para kuwu. “Rencana pembuatan Baitul Mal ini merupakan tantangan bagi para kuwu, kuwu harus bisa menggerakan masyarakatnya. Dan yang terpenting dari Baitul Mal desa ini adalah meningkatkan solidaritas sosial di tengah-tengah masyarakat,” tegas Anna.

Anna menambahkan, potensi pengelolaan zakat di Kabupaten Indramayu jika dimaksimalkan bisa menghasilkan potensi yang sangat luar biasa. Saat ini jumlah penduduk Indramayu telah mencapai 1,8 juta jiwa. Sementara jumlah PNS mencapai sekitar 18.000 orang yang merupakan 10 persen dari jumlah penduduk. Zakat yang didapatkan selama tahun 2011 yang lalu dari zakat profesi mencapai 8,5 miliar. Maka jika seluruh potensi penduduk bisa digerakan maka zakat yang didapat bisa mencapai 850 miliar.

Baitul Mal desa yang diharapkan ini adalah untuk menampung zakat dari masyarakat desa yang bukan PNS, terutama dari para pelaku wiraswasta, pedagang, petani, dan lainnya karena potensi zakat dari sektor ini belum tergali secara maksimal.
“Jika di desa juga bisa digerakan dalam penggalian zakat, maka Insya Allah kemiskinan di Indramayu secara otomatis akan berkurang bahkan bisa hilang,” tegas bupati.

 

 

Sumber : tabloid-mh.blogspot.com

Hasil Pencarian:

Tags: , , , , , ,

Artikel Terkait

2 Responses to Bupati Indramayu: Kemiskinan di Indramayu akan Berkurang bahkan Hilang

  1. Ferry says:

    Banyak program untuk menekan angka kemiskinan yang salah sasaran, misalnya aja program raskin, jamkesmas, dan lain-lain yang justru diterima oleh orang yang bisa di bilang tidak berhak, justru orang miskin yang memang memiliki hak untuk mendapatkan itu masih banyak yang tidak mendapatkan haknya.

    Semoga aja program untuk menekan angka kemiskinan yang digalakan oleh ibu Hj. Anna Sophanah bisa berjalan terus dan mencapai apa yang diinginkan untuk menekan angka kemiskinan tanpa ada oknum yang tidak bertanggung jawab…

    kalau program yang digalakan oleh ibu Hj. Anna Sophanah ini bisa menekan angka kemiskinan di wilayahnya, mungkin bisa di jadikan sebagai percontohan untuk wilayah2 lain yang memang masih banyak terdapat keluarga miskin.

  2. [...] Menurut Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah penghargaan ini merupakan upaya perjuangan yang sungguh-sungguh dari semua pihak sehingga Piala Adipura yang tahun lalu lolos pada tahun ini bisa diraih oleh Kabupaten Indramayu. Pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indramayu, pasukan kuning, dan para pedagang kaki lima yang telah dengan nyata mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau di Kota Indramayu. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>