Tag Archives: indramayu

Perda Miras Dicabut, Kang Yance Bela Rakyat Indramayu

Perda Miras Dicabut, Kang Yance Bela Rakyat Indramayu

Perda Miras dicabut Kang Yance bela rakyat Indramayu karena Perda Miras memang untuk melindungi masyarakat Indramayu. Kang Yance dengan lantang untuk menolak jika Mendagri memaksa untuk mencabut Perda Miras. Menurut Kang Yance Mendagri seharusnya memahami jika saat ini adalah jamannya otonomi daerah. Dimana daerah boleh atau bahkan harus membuat peraturannya sendiri sesuai kebutuhan dan melindungi rakyat serta wilayahnya. Karena dengan otonomi daerah berati Pemda boleh dan harus membuat peraturan sendiri sesuai dengan kebutuhannya. Apalagi Perda Miras memang bertujuan untuk melindungi masyarakat Indaramayu.

Tindakan Tegas Kang Yance Terhadap Pekat

KH M. Fariz FH : Kang Yance Ideal Pimpin Jabar

Daniel MSY. – Untuk mendorong terwujudnya ahlak mulia dalam diri masyarakat Indramayu, sejak awal kepemimpinannya sebagai Bupati Indramayu, Kang Yance berusa keras untuk memproteksi masyarakat dari bentuk Penyakit Masyarakat (Pekat).

Kang yance mengeluarkan Perda No. 5 Tahun 2001 Tentang Prostitusi, Perda No. 14 Tahun 2005 Tentang Trafficking, serta Perda No. 15 tentang larangan minuman keras dan alkohol. Perda tersebut merupakan salah satu upaya Kang Yance untuk mengatasi penyakit masyarakat di Indramayu dan untuk  memproteksi masyarakat Indramayu dari bentuk penyakit masyarakat yang meresahkan di Indramayu.

Ekstrakulikuler Membatik di Sekolah

Memprakarsai Ekstrakulikuler Membatik di Sekolah

Daniel MSY. – Saat menjabat sebagai Bupati Indramyu, Kang Yance juga sempat memprakarsai masuknya kegiatan ekstrakulikuler membatik pada setiap sekolah di Indramayu. Hal itu dilakukan untuk melestarikan warisan budaya batik Indramayu yang juga merupakan ciri khas Kabupaten Indramayu.

Ki Akhamadi Dalang Wayang Golek Cepak khas Indramayu

Ki Akhamadi Dalang Wayang Golek Cepak khas Indramayu

Ki Akhamadi Dalang Wayang Golek Cepak khas Indramayu yang sudah berumur 63 tahun. Beliau merupakan generasi ke 5 dalang wayang Golek Cepak. Leluhurnya yaitu Ki Pugas, Ki Warya, Ki Koja, Ki Salam. Kesenian tradisional wayang Golek Cepak merupakan kesenian khas Indramayu yang sudah melegenda. Walaupun usia Ki Akhamadi sudah tidak muda lagi, tetapi sampai sekarang beliau masih aktif dalam berseni. Selain itu, kegiatan lain yang beliau adalah sebagai Imam masjid. Sesungguhnya Jawa Barat, khususnya Indramayu kaya akan seni dan budaya. Disini generasi muda harus bisa melestarikan dan melanjutkan kesenian tradisional itu agar tidak punah.

Mengembangkan Tenaga Medis Indramayu

images- 1

Daniel MSY. – Selama menjabat sebagai Bupati Indramayu, Kang Yance juga memberikan perhatian yang besar dalam sektor kesehatan dengan membuat program menuju Indramayu sehat. Untuk mendukung Indramayu sehat salah satu upaya yang dilakukan oleh Kang Yance adalah dengan mengembangkan tenaga medis yang ada di Indramayu.

Tiga Karakter Individual Kang Yance: Cerdas, Tegas dan Lugas

Kang Yance Pemimpin Yang Hidup Untuk Rakyat

Kang Yance adalah sosok seorang Pemimpin yang memiliki Karakter Cerdas, Tegas dan Lugas. Selama Kang Yance menjabat sebagai Bupati Indramayu (2000-2010), Selain Program “REMAJA”, karakter individual Kang Yance yang cerdas, Tegas dan Lugas juga menjadi faktor penentu beliau berhasil membangun Kabupaten Indramayu dari keterpurukan dan keterbelakangan dihampir semua bidang. Karakter Kang Yance yang Cerdas, Tegas dan Lugas, inilah pulalah yang senantiasa membawa kesuksesan dalam berbagai aktivitasnya, terutama dipanggung politik.

Gagasan Kang Yance Untuk Mengentaskan Kemiskinan Indramayu

Gagasan Kang Yance Untuk Mengentaskan Kemiskinan Indramayu

Gagasan Kang Yance Untuk Mengentaskan Kemiskinan Indramayu - Membentuk Yayasan Gerakan Masyarakat Perduli keluarga Miskin (Gempur Gakin) merupakan salah satu gagasan Kang Yance selama menjabat sebagai Bupati Indramayu untuk memerangi kemiskinan yang ada di Indramayu. Yayasan Gempur Gakin bertujuan untuk mewadahi partisipasi masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan yang ada di Kabupaten Indramayu.

Kepedulian Kang Yance Pada Nelayan dan Warga Sekitar Pantai

images-18

Kepedulian Kang Yance Pada Nelayan dan Warga Sekitar Pantai - Selama menjabat sebagai Bupati Indramayu selama dua periode (2000-2012) dikenal sebagai Pemimpin yang perduli pada rakyatnya. Salah satu contoh kepedulian Kang Yance pada rakyat Indramayu adalah dengan memberikan bantuan berupa solar kepada nelayan kecil yang memngalami kesulitan untuk mendapatkan solar akibat kenaikan BBM.

Akibat kenaikan BBM yang terjadi pada tahun 2005, banyak para nelayan kecil kesulitan mendapatkan solar untuk memenuhi kebutuhan mereka melaut mencari ikan. Tanpa solar, nelayan tidak dapat melaut untuk mencari ikan. Kang Yance, yang ketika itu masih menjabat sebagai Bupati tidak tinggal diam melihat kesulitan yang sedang dihadapi oleh rakyatnya.

Wajib Belajar MDA di Indramayu

images-16

Daniel MSY.  - Wajib belajar MDA Indramayu yang dicanangkan oleh Kang Yance ketika masih menjadi Bupati Indramayu, merupakan salah satu gagasan Kang Yance untuk menciptakan generasi penerus di Indramayu yang memiliki akhlak mulia atau akhlakul karimah. Untuk merealisasi gagasan tersebut Kang Yance menerbitkan Perda No 2 tahun 2003 tentang wajib belajar madrasah diniyah aliyah (Wajar MDA).

Meredam Tawuran Di Indramayu

Meredam Tawuran Di Indramayu

Daniel MSY. – Banyak prestasi yang sudah diraih Kang Yance selama menjabat sebagai Bupati Indramayu, dan itu semua tidak lepas dari Keseriusan Kang Yance selama memimpin Indramayu. Salah satu prestasi yang berhasil ditorehkan Kang Yance selama menjabat sebagai Bupati Indramayu adalah, beliau bisa menurunkan atau bahkan menghilangkan tawuran yang kerap terjadi di Indramayu.

Pada awal kepemimpinan Kang Yance, tawuran sering terjadi di Indramayu bahkan dianggap sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indramayu. Hal tersebut sempat menghancurkan pranata sosial di masyarakat. Fenomena semacam itu yang hadapi oleh Kang Yance, Ia dihadapkan dengan permasalahan disharmonisasi masyarakat yang sangat pelik, yang tentu membutuhkan penanganan secara arif dan bijaksana.