Tag Archives: Pemkab Indramayu

Tindakan Tegas Kang Yance Terhadap Pekat

KH M. Fariz FH : Kang Yance Ideal Pimpin Jabar

Daniel MSY. – Untuk mendorong terwujudnya ahlak mulia dalam diri masyarakat Indramayu, sejak awal kepemimpinannya sebagai Bupati Indramayu, Kang Yance berusa keras untuk memproteksi masyarakat dari bentuk Penyakit Masyarakat (Pekat).

Kang yance mengeluarkan Perda No. 5 Tahun 2001 Tentang Prostitusi, Perda No. 14 Tahun 2005 Tentang Trafficking, serta Perda No. 15 tentang larangan minuman keras dan alkohol. Perda tersebut merupakan salah satu upaya Kang Yance untuk mengatasi penyakit masyarakat di Indramayu dan untuk  memproteksi masyarakat Indramayu dari bentuk penyakit masyarakat yang meresahkan di Indramayu.

Meningkatkan Keterampilan Lulusan SMK Indramayu

KH M. Fariz FH : Kang Yance Ideal Pimpin Jabar

Daniel MSY. – Selama menjabat sebagai Bupati, Kang Yance tidak pernah kehabisan ide dan gagasan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Indramayu. Untuk meningkatkan keterampilan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ia memobilisasi untuk melakukan praktek kerja industri (Prakerin). Karena bagaimanapun SMK negeri maupun swasta goal-nya adalah bekerja.

Untuk menunjang menunjang Prakerin, Kang Yance mengalokasikan anggaran untuk siswa-siswi yang mau melakukan Prakerin. Pada tahun 2006 dana tersebut diberikan untuk sejumlah 500 siswa. Untuk satu orang siswa diberikan dana sebesar Rp. 7.000 perhari selama 6 bulan.

Hasil Pencarian:

Membebaskan Buta huruf di Indramayu

Membebaskan Buta Huruf di Indramayu

Daniel MSY. – Membebaskan buta huruf di Indramayu merupakan salah satu bentuk usaha Kang Yance untuk melakukan pemerataan pendidikan di Kabupaten Indramayu. Kang Yance menerbitkan Perda No. 15 Tahun 2005 tentang Melek Huruf sebagai tanda keseriusan Kang Yance untuk memberantas buta huruf.

Melalui Perda tersebut, tak ada warga buta huruf yang terbebas dari program pemberantasan buta aksara. Untuk memastikan warga Indramayu melek huruf, juga dilakukan sweeping buta aksara dan bupati mengeluarkan kebijakan bahwa setiap kecamatan harus memiliki program implementatif untuk pemberantasan buta aksara, yang dikaitkan dengan upaya mengakselerasi IPM Indramayu.

Hasil Pencarian: